Rabu, 12 Maret 2014

Zong Qinghou, Milyarder ^^joni sepriyan

Zong Qinghou, Milyarder yang Hanya Menghabiskan 20 Dollar Setiap Hari

Zong1
“Saya tidak mampu untuk membeli makanan dan pakaian untuk waktu yang lama. Saya merangkak dari lapisan masyarakat yang paling dasar.” –Zong Qinghou
Zong Qinghou adalah pendiri dan CEO dari Hangzhou Wahaha Group. Sifat luar biasa Zhou adalah kerendahan hatinya, pikiran yang fokus dan gaya hidupnya yang sangat sederhana. Zong memulai kariernya dengan menjual soda dan permen kepada anak sekolah hingga kini menjadi orang terkaya di Cina daratan dengan menguasai pasar minuman bersoda di Cina sebanyak 15 persen.
Akan tetapi Zong sama sekali tidak terlihat seperti seorang milyarder, Ia memakai pakaian biasa, memakan tahu dan acar untuk makan siang bersama karyawannya di kantin dan hanya menghabiskan 20 dollar setiap harinya. Kerja keras dan ketelitiannya sangat dipuji oleh karyawan dan rekan bisnisnya. Sangat tidak heran jika Ia berhasil untuk mengembangkan bisnisnya dari hanya sebuah toko kecil yang melayani anak-anak sekolah hingga menjadi sebuah kerajaan bisnis yang terus membesar.
Zong2
Zong lahir pada tahun 1954 di Zhejian, Cina. Dari tahun 1964 sampai dengan 1978 Zong hidup dan bekerja di sebuah lahan pertanian di masa revolusi budaya pada masa pemerintahan Mao Zedong dimana Ia membaca buku komunis mengenai kepemimpinan dan ketekunan melalui perjuangan. Walaupun Zong hanya lulus SMP, Ia sangat berdedikasi untuk bekerja keras demi meningkatkan taraf hidupnya dan keluarganya. “Ketika Anda miskin, Anda harus memikirkan cara untuk menjadi lebih baik” ucap Zong. Hal itulah yang dilakukan Zong, ketika Deng Xiaoping berkuasa, Zong mampu untuk kembali ke kampung halamannya di Hangzhou.
Dengan pendidikan terbatas, Zong hanya mampu menemukan pekerjaan kasar di sekolah lokal. Melalui kerja keras dan dedikasi, Zong akhirnya berhasil menjadi seorang sales untuk sebuah perusahaan FMCG. Ia baru memulai usahanya sendiri pada tahun 1987 dengan pinjaman dari keluarganya sebesar 22.000 dollar. Zong dan dua orang temannya yang merupakan pensiunan guru membeli sebuah toko bahan makanan yang menjual minuman dan produk susu ke anak-anak sekolah di distrik Shangcheng.
Zong sangat tekun dalam hal pengeluaran, Ia selalu memastikan dana yang keluar tidak akan melebihi keuntungan yang akan didapatkannya. Mereka memulai dengan menjual barang-barang murah, akan tetapi Ia sadar untuk bertahan dalam waktu yang lama Ia perlu menghasilkan produk sendiri dan mengembangkan bisnisnya. Pada tahun 1989 Zong secara resmi mendirikan Hangzhou Wahaha (“anak kecil yang tertawa”), menghasilkan makanan dan minuman bergizi untuk anak-anak. Dengan terbatasnya pilihan makanan dan minuman di masyarakat, bisnin Zong menjadi berkembang hingga pada tahun 1991 Zong mampu untuk membeli sebuah bekas pabrik makanan dan membentuk Hangzhou Wahaha Group Corporation.
Zong Qinghou, chairman of Chinese water company Wahaha
Bisnis Zong berkembang ke berbagai wilayah sepanjang tahun, termasuk mengadakan joint venture dengan Groupe Danone pada tahun 1996 yang membawa mereka kepada bisnis air minum kemasan dan produk susu hingga Zong melakukan sampai dengan 30 joint venture dengan berbagai perusahaan. Pada tahun 2007 perusahaan milik Zong mengakhiri kerjasama akan tetapi Wahaha tetap berhasil untuk berdiri sendiri dan melanjutkan kesuksesannya, menjadi perusahaan minuman terbesar di Republik Rakyat Cina.
Zong sangat dikenal dengan kebiasaan bekerja berlebihannya dan perhatiannya terhadap hal kecil. Ia tetap memaksa untuk mengetahui setiap pengeluaran kantor, bahkan untuk hal-hal kecil dan secara langsung menandatangani setiap pengeluaran yang cukup besar. Ia hanya menghabiskan 20 dollar setiap harinya dan mengatakan kepada reporter, “satu-satunya olahraga yang saya lakukan adalah melakukan riset pasar, hobi saya hanyalah merokok dan minum teh.” Bahkan Istri dan anaknya bekerja di perusahaan miliknya dan Zong mengatakan terkadang Ia tidur di kantor.
Dibalik kesuksesan milyaran dollar yang dimilikinya, Zong Quinghou masih menjadi seorang yang rendah hati dan menjalani sebuah hidup yang sederhana. Ia sangat berlawanan dengan banyak pengusaha raksasa yang ada saat ini. Ia menolak memakan makanan mahal dan lebih memilih untuk makan bersama stafnya di kafetaria kantor. Ia memakai pakaian yang sederhana dan pernah mengatakan “Orang lain tidak dapat mengetahui apakah saya memakai pakaian seharga 1000 atau 100 Yuan, jadi mengapa saya harus menghabiskan uang banyak untuk pakaian?” Walaupun Zong sangat bangga dengan kesuksesan yang telah diraihnya, Ia secara jelas tidak pernah lupa dengan asalnya dahulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar