JONI SEPRIYAN BIN RIZWAR HAKIM

Rabu, 12 Maret 2014

dari gelandangan menjadi miliarder^^joni sepriyan

Kisah Inspirasi Chris Gardner, dari gelandangan menjadi miliarder

Kisah Inspirasi Chris Gardner, dari gelandangan menjadi miliarder


“Don’t ever let somebody tell you, you can’t do something.”

Kata-kata diatas, merupakan prinsip yang mengantar kisah sukses Chris Gardner, gelandangan yang menjadi milyader. Sebelumnya saya ingin memberikan statement: sukses itu bukan karena takdir loh…

Jadi, mulai sekarang jangan pernah ragu dalam mewujudkan sesuatu. Mengapa?

Tahukah anda kisah sukses Chris Gardner yang dulunya gelandangan, dimulai dari NOL? Bahkan dari keadaan yang memprihatinkan. Well, beginilah kisah sukses Chris Gardner dimulai…

Kisah Inspirasi Chris Gardner, dari gelandangan menjadi miliarder

Christopher Gardner lahir di Milwakuee, Winconsin pada 9 Februari 1954. Sebagai anak laki-laki dalam keluarganya, ia hanya diasuh oleh ibunya yang bekerja sebagai guru yang juga memiliki beberapa pekerjaan sambilan – namun tetap tak cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Kisah sukses Chris Gardner banyak diawali hal berat. Berpindah-pindah rumah, tinggal di panti asuhan, hingga masuk sekolah militer untuk menjadi tenaga medis dan mimpi keliling dunia yang sirna. Namun dari situ, Chris kenal dengan seorang ahli bedah jantung yang kemudian mempekerjakannya sebagai asisten penelitian klinis di University of California Medical Centre di San Francisco. Chris menikmati pekerjaan, tetapi ia hanya memiliki penghasilan $7.400 per tahun dan ia ingin lebih.

Demi melunasi berbagai pinjaman, Chris pun sampai menjadi penjual alat medis, dengan penghasilan $16.000 per tahun. Hingga suatu hari, ia jatuh hati pada mobil Ferrari – dan dari situ hidupnya berubah. Chris bertanya kepada sang pemilik Ferrari dua hal: “apa yang anda lakukan?” dan “bagaimana anda melakukan itu?”

Chris Gardner
Chris Gardner
Si pengemudi Ferrari adalah seorang pialang saham dengan penghasilan lebih dari $80.000 sebulan. Dan saat itu, Chris pun memutuskan bahwa menjadi pialang saham adalah masa depannya. Tanpa memiliki background, pengalaman, dan koneksi, ia mengejar mimpinya.

Sambil terus berusaha menjual peralatan medisnya, sempat tidur di stasiun kereta, hingga tetap menjaga sang anak yang ia cintai. Ia pun memberi nasihat kepada sang anak: “You got a dream, you gotta protect it… if you want something, go get it. Period.”

Dan sampai di tahun 1987, akhirnya Gardner Rich & Co, berdiri sebagai perusahaan pialang yang bergerak pada bidang pelakasanaan utang, ekuitas, dan transaksi produk-proudk derivatif. Dengan modal awal sebesar $10.000 dan beberapa perabot rumah seadanya, Chris dilaporkan memiliki 75% dari perusahaan pialang saham dengan sisanya dimiliki hedge fund.

Kisah sukses Chris Gardner berlanjut, dengan menjual sahamnya di tahun 2006, ia menjadi CEO dan pendiri dari Christopher Gardner International Holdings, dengan kantor di New York, Chicago, dan San Francisco. Ia pun melakukan kunjungan ke Afrika Selatan dan bertemu Nelson Mandela, untuk membicarakan kemungkinan investasi di Afrika dan menciptakan ratusan pekerjaan bagi jutaan orang.

“there is no plan B for passion.”

Will Smith berperan sebagai Chris Gardner
Pengalaman setiap orang sangat beragam. Apalagi pengalaman suka duka trader, kita pasti menyadari perjuangan yang akan dihadapi. Memang Chris Gardner bukan seorang trader handal seperti Warren Buffet, tapi keterkaitan pada dunia investasi seperti menyatukan kisah sukses Chris Gardner. Kisah sukses Chris Gardner dibuatkan dalam buku dan difilmkan dengan judul The Persuit of Happiness.

Chris sadar bahwa jika kita bisa mengalahkan yang terbesar, tentu hal kecil bisa kita atasi dengan mudah. Prinsip ini bisa memotivasi trader, kalau setiap usaha dan perjuangan tentu nantinya membuahkan hasil, walau anda tidak berpendidikan tinggi dan memulai dari NOL seperti Chris Gardner.

“we were homeless, we were not hopeless. There’s a world of difference.”

Tapi kepercayaan, jiwa kewirausahawan, dan dedikasi seorang ayah ini telah melontarkan ia dari kesuksesan yang ia temukan di Wall Street. Karena kita tahu bahwa impian dan kesuksesan diawali dari kerja keras dan kegagalan.

Banyak orang diluar sana yang mengatakan bahwa anda tidak bisa. Jangan pusingkan itu. Berbaliklah pada mereka dan katakan: Tunggu saja!

“It can be done, but you have to make it happen.” -Chris Gardner
Diposting oleh Yan World di 05.43 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

milyarder modal dengkul^^^yan lampung(joni sepriyan)


Modal Dengkul, Pria Ini Jadi Miliarder Singapura

Dreamers RadioDreamers Radio – Sab, 31 Agu 2013 09:00 WIB
  • Email



  • Cetak

Related Content

  • Modal Dengkul, Pria Ini Jadi Miliarder SingapuraLihat FotoModal Dengkul, Pria Ini Jadi Miliarder Singapura

Pilihan

  • Delapan Kebohongan dari Pewawancara …
DREAMERSRADIO.COM -
Latar belakang kehidupannya yang susah membuat Goh Cheng Liang kini menjadi salah satu konglomerat Singapura yang paling terkenal. Meski dirinya tak banyak bicara kepada media, namun hasil karyanya berupa landmark terlihat paling menonjol di Singapura.
Rumah sakit Mt Elizabeth dan pusat perbelanjaan Liang Court dui Clarke Quay merupakan salah satu hasil karyanya, yang saat ini kekayaannya ditaksir mencapai US$ 2,1 miliar atau Rp 22,96 triliun.
Goh kecil tak pernah sekolah. Ia dilahirkan dari keluarga miskin di rumah petak yang memiliki satu ruangan pada tahun 1928. Sebagai anak laki ia mencari ikan untuk dijual dan bekerja di sebuah toko perkakas, namun ia terus belajar keterampilan berbisnisnya.
Hingga tahun 1949, ketika pasar saham Inggris surplus, Goh membeli semua stok cat busuk dengan harga yang sangat murah. Dengan buku kimia di tangannya, dia mencampurkan pelarut, pewarna dan bahan kimia untuk memproduksi merek catnya, Pigeon.
Tahun berikutnya, perang Korea pecah dan larangan impor membuat laba dari penjualan catnya melejit akibat tidak ada produk asing yang masuk. Bisnis Goh mencapai puncaknya ketika dia menjalin kerjasama dengan perusahaan cat Jepang, Nippon Paint. Saat itu, Goh mengambil risiko dengan membentuk joint venture, Management Group Nipsea, dengan porsi 60-40.
Dilansir dari Reuters, kesuksesannya di bisnis cat tak membuatnya berhenti. Ia pun mengembangkan usahanya ke sektor properti. Bertahun-tahun ia berinvestasi ke bisnis property dengan membangun  pusat perbelanjaan, hotel, serviced residences, serta bisnis distribusi ritel dengan mitra Jepang, pabrik elektronik, kemasan khusus, logistik, pabrik makanan di Amerika dan bahkan sebuah perusahaan pertambangan di China.
Ketika anaknya yang sekolah di Amerika, Goh Hup Jin, membawa sejumlah perusahannya untuk go public, Goh pun mendirikan perusahaan holding, Yenom Industries. Perusahaan ini merupakan induk dari perusahaan properti, emas dan hotel di Teluk Habour dan sejumlah tempat lain.
Baru-baru ini, bersama dengan Crown Holdings dari AS, mengakuisisi sebuah perusahaan yang memproduksi kemasan (Superior Multi Packaging). Awal tahun ini, dia mengajukan tawaran senilai US$751 juta untuk mengambil 30 persen saham induk usaha Nippon di Jepang untuk mendukung bisnisnya di Asia.
Kendati dikenal sebagai individu yang tertutup, dia tetap menjadi bahan berita. Dia dikenal sebagai dermawan yang banyak memberikan beasiswa, penelitian kanker dan pendidikan melalui Goh Foundation.


BACA JUGA:

10 pekerjaan yang tak perlu ijazah sarjana
Kiat sukses berburu pekerjaan
Empat kiat sebelum memulai bisnis sendiri
10 bisnis paling menguntungkan di tahun ular air
Langkah-langkah memulai bisnis sendiri
Sudah siapkah Anda membuka bisnis sendiri?
Diposting oleh Yan World di 05.41 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Si Tukang Sapu yang Jadi Miliarder^^joni sepriyan


  • Beranda
  • Kisah Sukses
  • Belajar Sukses Berbisnis dari Tri Sumono, Si Tukang Sapu yang Jadi Miliarder

Kisah Sukses

Belajar Sukses Berbisnis dari Tri Sumono, Si Tukang Sapu yang Jadi Miliarder

16
Direktur UKM Centre Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Sisdjiatmo K. Wirdhaningrat (kiri) bersama Tri Sumono dalam workshop “Menjadi Usaha Kreatif Miliaran”
“Belajar Goblok untuk Jadi Miliarder” menjadi topik yang dibahas oleh Tri Sumono, seorang mantan tukang sapu yang kini beromzet 1,5 miliar Rupiah dari perusahaan kopi jahe yang dimilikinya. Topik tersebut dibahas tuntas dalam sebuah workshop yang diadakan oleh UKM Centre Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Kamis (22/08/2013).
Tri Sumono, seorang lulusan SMA yang selalu mendapatkan ranking terakhir di kelas, berasal dari Gunung Kidul, Yogyakarta. Selepas tamat SMA, Tri, begitu ia kerap di sana, ikut orang ke Jakarta. Tahun 1994, Tri Sumono menjadi tukang sapu di kantor Kompas Gramedia. Tri pun pernah menjabat sebagai cleaning service, serta office boy. Hingga hari ini pun Tri masih bekerja di Kompas Gramedia, yakni di bagian marketing.
Sepuluh perusahaan yang dimilikinya bergerak di berbagai sektor dagang yang berbeda. Yakni, toko sembako, bisnis sewa rumah kontrakan, pertanian, perkebunan, jasa pengemasan, kue kering, toko beras, counter es krim, peternakan hewan, hingga perusahaan kopi jahe ‘Hootrii’.
Selama workshop berlangsung, Tri Sumono tak ragu membagikan resep alias kunci sukses berbisnis kepada pelaku UKM di Jabodetabek yang menjadi peserta.
  1. “Bisnis itu ada tiga proses”
    Setelah berpuluh-puluh tahun menjalankan berbagai macam usaha, Tri menyimpulkan bahwa ada tiga proses ketika menjalankan kegiatan bisnis. Yakni, mendengar, memahami, dan melakukan.
    “10% itu mendengar, 20% memahami, 70% melakukan. Yang 70% ini yang paling penting,” kata Tri saat menjadi pembicara workshop bertajuk “Menjadi Usaha Kreatif Miliaran”.
  2. Tri Sumono, tokoh from zero to hero
  3. “Kesungguhan dalam diri itu segala-galanya”
    Tri kemudian menceritakan pengalaman bisnisnya pertama kali. “Waktu itu gelar karpet di Senayan jualan jepitan. Saya bilang sama istri, kalau jam 12 siang belum dapat 300 ribu, nggak mau makan. Istri saya sampai nangis karena lapar. Setengah jam kemudian, perlahan omzetnya naik. Peristiwa itu jadi titik balik kesungguhan diri,” Tri memaparkan.
    Menurut Tri, hal yang penting dalam berbisnis adalah bagaimana seseorang mau dan langsung melakukan bisnis hingga ‘nalurinya’ terbentuk. “Bisnis itu santai saja karena butuh bawah alam sadar kita yang bekerja. Yang penting menemukan nalurinya dulu,” pria berusia 40 tahun ini menambahkan.
  4. “Biasanya bisnis itu nggak jadi (gagal) karena nggak komitmen”
    Salah satu gejala tidak adanya komitmen untuk berbisnis adalah berhenti bangkit karena berbagai macam alasan. Menurut Tri, punya banyak alasan itu musuh bagi pengusaha.
    “Bisnis ini cuma ilmu kebiasaan. Orang kita (Indonesia) saja yang ndak mau membiasakan hal-hal yang unik,” ujar Tri sambil terkekeh.
  5. “Akal yang bermain di sebuah bisnis”
    Pemilik ladang padi seluas lima hektar ini menyarankan kepada peserta workshop bahwa usaha itu tidak perlu yang rumit-rumit. Selain itu, akal pun punya peran dalam menjalankan sebuah bisnis.
    “Saya menyewakan kontrakan kepada pedagang kaki lima, seperti tukang baso dan pedagang asongan. Satu kamar boleh isinya berapa (orang) saja. Mau satu, dua, lima, terserah. Makin banyak orangnya, makin banyak ‘kan yang membeli ke toko sembako yang dikelola istri saya,” kata Tri yang mendapatkan omzet sepuluh juta dari jasa sewa rumah kontraknya.
  6. “Harus tahu karakter bisnisnya seperti apa”
    Dengan mengetahui profil atau karakteristik masing-masing lini usahanya, ayah dari seorang anak ini bisa membedakan mana hal yang penting dan mana yang tidak. Sehingga, ia bisa memutuskan langkah apa yang perlu ia lakukan di prioritas awal.
    Hal ini juga membantunya ketika menghadapi kendala. “Kendala itu berarti ada yang kurang di diri kita, ini perlu dibenahi,” papar Tri.
  7. Produk kopi jahe “Hootrii”, salah satu lini usaha Tri
  8. “Harus punya target”
    Apapun jenis usaha, cara menjual, dan produk yang didagangkan, pengusaha wajib punya target. “Jangan asal jualan saja. Misalnya, kita tahu bisnis ini dalam satu tahun mau dibawa ke mana,” Tri menambahkan.
    Selain itu, sebaiknya setiap pengusaha membuat siklus jelas dalam usaha yang dimilikinya. Sehingga, ia bisa memantau di mana letak kerugian atau tahapan yang memiliki pergerakan yang lamban. Selain itu, pengusaha juga bisa melihat uangnya lari ke mana.
    “Misalnya, kontrakan. Ada lingkarannya, dari operasional, perilaku kontrakannya (disewakan per bulan atau tahun), sampai strateginya,” kata Tri.
  9. “Usaha bisa stabil dan terus berkembang dengan adanya inovasi”
    Tri yakin, setiap pengusaha yang berani berbisnis berarti berani pula berinovasi. Inovasi tak perlu yang terlalu tinggi kata Tri. Sebagai contoh, ia memperbaiki kemasan kopi jahe dan memperluas jangkauan konsumen.
Salah satu poin penting yang selalu ditekankan Tri Sumono adalah komitmen.
“Pokoknya lakukan terus-terusan. Yang membuat (bisnis) nggak berhasil hanya komitmen. Keinginan yang gigih bisa menaklukan segala-galanya. Bisnis kalau sudah ketemu jati dirinya pasti maju,” tutup Tri Sumono.
***
(psr)
Diterbitkan pada tanggal 23/08/2013 dan dibaca 7871 kali.
Diposting oleh Yan World di 05.39 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

milyarder agribisnis^^JADI MILYARDER DENGAN MELON ^^yan rizwar

Minggu, 06 Oktober 2013

JADI MILYARDER DENGAN MELON

BELASAN TAHUN MENJADI JUTAWAN ACTION
Penampilannya biasa-biasa saja, seperti petani kebanyakan, sederhana dan apa adanya. Secara fisik, memang tidak ada yang bisa dijadikan patokan untuk menggambarkan kalau dia adalah salah seorang petani sukses dengan omset ratusan bahkan miliaran rupiah dalam setahun.
Itulah sosok Sarijan (46), salah seorang petani, atau lebih tepatnya “profesor” sekaligus jutawan melon asal Desa Ngrowo Wates, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Keberhasilannya mengembangkan melon selama lebih dari 12 tahun telah menjadikannya sebagai salah satu petani melon yang disegani. Bahkan banyak petani melon di Nganjuk menjulukinya sebagai “sang profesor melon".
Memang, Pak Jan – panggilan akrab Sarijan – boleh dikatakan pakarnya melon di Nganjuk. Terhitung sudah lebih dari 12 tahun ia mengalihkan kemudi usaha taninya ke tanaman melon. Sebelumnya ia menekuni usaha tani semangka.
“Ilmu-ilmu tanam semangka saya ambil intinya dan saya terapkan untuk mengembangkan melon,” terangnya. Ia sendiri tergolong orang yang rajin untuk belajar hal-hal baru yang bermanfaat dan berhubungan langsung dengan usaha taninya. Ia pernah mendapatkan “ilmu” terkait metode pemupukan semangka yang diterapkan oleh petani asal Banyuwangi yang selalu sukses dalam bertanam semangka.
“Pemupukannya memakai sistem keringan. Jadi pupuknya ditempatkan di antara dua tanaman semangka dan dua hari sekali ditetesi air. Cara ini akhirnya saya terapkan juga pada tanaman melon,” kata bapak dua anak ini.
Dalam sekali panen melon, omset Pak Jan terbilang cukup besar, rata-rata lebih dari Rp. 200 juta dari hasil panenan sekitar dua hektar melon. Padahal, dirinya menanam melon sebanyak empat hingga lima kali dalam setahun. Dengan demikian omsetnya dalam setahun bisa tembus Rp. 1 miliar.
“Ya karena untungnya lebih besar, makanya saya beralih menanam melon. Istilahnya kalau mau beli mobil baru, dengan tanam melon sekali saja sudah cukup,” ungkapnya.
Setia dengan Action
Kesuksesan Pak Jan menjadi seorang jutawan memang ditopang dari hasil usaha tani melon. Hal itu diawali saat ia, untuk yang pertama kalinya, menanam melon varietas Action sekitar tahun 1998. Saat itu, katanya, dirinya hanya menanam seluas 200 ru (± 2.800 m2). Hasilnya, ia bisa meraup pendapatan Rp. 19,5 juta. “Hasil segitu sudah sangat bagus pada waktu itu. Belum pernah yang bisa panen sebanyak itu,” ungkapnya bangga.
Sejak saat itulah dirinya terus memperluas lahan tanam melon Action-nya. Hingga saat ini dalam sekali tanam rata-rata 2 – 2,5 bahu (± 14.000 – 17.500 m2). “Kebanyakan selalu saya tanami Action, karena hasilnya sudah terbukti bagus. Buahnya besar dan netnya bagus,” terangnya saat ditemui Abdi Tani di rumahnya.
Pak Jan menambahkan, ukuran buah Action sudah sangat ideal bagi petani dan juga pedagang. Katanya, ada varietas lain yang buahnya juga bobot, layaknya Action, hanya saja ukurannya lebih kecil. Sehingga jika dijual dengan sistem tebasan atau borongan, petani merugi karena dikira bobot buahnya ringan sesuai ukurannya.
Pernah, paparnya, suatu ketika ada panenan Action seluas dua hektar di Ngronggot, Nganjuk. Menurutnya hasilnya sangat bagus, rata-rata buahnya berbobot tiga kilogram, bahkan ada yang empat kilogram. “Untuk mencari buah tiga kiloan sangat gampang, tidak perlu mencari satu persatu, karena sangat seragam,” terangnya. Hasil yang bagus itu, lanjutnya, sangat ditunjang oleh kondisi tanahnya yang subur dan sangat ideal untuk melon.
Selain karena jaminan kualitas buah yang dihasilkan, kesetiaannya pada Action juga ditentukan oleh adanya kepastian jaminan pasar terhadap produk melon dari Cap Kapal Terbang ini. Katanya, melon ini sudah sangat disukai pasar sehingga lebih mudah menjualnya. “Gampang jualnya, pedagang juga sudah langsung bisa mengenali mana yang Action dan mana yang bukan,” imbuh Pak Jan.
Raup ratusan juta
Wajar kiranya kalau Pak Jan dijuluki pakarnya melon. Pasalnya, di sepanjang “karirnya” sebagai petani melon ia selalu menuai hasil sukses, termasuk dalam mengembangkan melon Action. Semenjak panen perdana Action seluas 200 ru senilai Rp. 19,5 juta, kini omsetnya semakin berlipat seiring dengan makin luasnya lahan yang digunakan untuk menanami melon ini.
“Sekarang, sekali tanam Action, sekitar dua sampai dua setengah bahu (hampir dua hektar-red). Setidaknya saya menghabiskan 100 pack benih sekali tanam. Hasilnya, bisa lebih dari 200 juta tiap kali panen,” tuturnya.
Berdasar penjelasannya, jika harga melon stabil di kisaran Rp. 3.500/kg, dengan menggunakan melon Action, setiap 100 ru (± 1.400 m2) petani bisa memperoleh hasil lebih dari Rp. 20 juta atau di atas Rp. 140 juta/ha. Setelah dipotong biaya produksi Rp. 8 juta per 100 ru atau Rp. 56 juta/ha, maka untung bersihnya tidak kurang dari Rp. 84 juta.
“Kalau musim kemarau biaya produksinya bisa lebih irit, sekitar Rp. 6 juta per 100 ru (± Rp. 42 juta/ha-red). Karena di musim hujan pengobatannya bisa lipat dua kali,” katanya.
Dengan demikian bisa ditebak keuntungan bersih yang didapat Sarijan dari hasil panen melon Action seluas 2,5 bahu (± 17.500 m2). Merujuk harga jual Rp. 3.500/kg, total pendapatan kotornya mencapai Rp. 250 juta. Setelah dipotong ongkos tanam, ia bisa mengantongi uang tidak kurang dari Rp. 150 juta.
“Istilahnya itu, sekali tanam melon, khususnya Action, sudah bisa beli apa saja. Mau beli motor atau mobil baru bisa. Bandingkan dengan tanam padi, butuh waktu lama untuk bisa beli,” sambungnya sambil tertawa.
Jerih payahnya mengembangkan melon Action selama belasan tahun memang sudah bisa dilihat. Rumahnya yang dulu sederhana, kini sudah berdiri megah dengan sebuah garasi yang setiap harinya menampung dua unit mobil sekaligus.
Selain itu, hasil usaha tani melonnya juga ia putar lagi dengan membuka sejumlah kios roti di Nganjuk. “Alhamdulillah sampai saat ini sudah ada tiga toko yang berdiri. Rencana juga mau membuka lagi di Madiun. Lumayan bisa buat tambahan penghasilan,” ujarnya.
Kunci sukses bertani melon menurut Pak Jan adalah ketelatenan dan perawatan tanaman yang maksimal. Pantang baginya untuk menganggap enteng setiap fase pertumbuhan tanaman melonnya. Meskipun memiliki banyak pekerja kepercayaan, setiap harinya ia selalu terjun langsung mengontrol perkembangan tanaman di lahan. (AT : Vol. 11 No. 2 Edisi XXXIX, April - Juni 2010)

PT. BISI International Tbk - PT. Tanindo Intertraco - PT. Multi Sarana Indotani (MSI)
Diposkan oleh Tepus Kulon di 20.27
Diposting oleh Yan World di 05.38 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

milyarder^^GAJIAN TIAP BULAN DENGAN BERTANAM JAHE^^yanrizwar al lampungi(joni sepriyan)

Jumat, 18 Januari 2013

GAJIAN TIAP BULAN DENGAN BERTANAM JAHE

TANAM JAHE…KEUNTUNGAN TIDAK SEPELE…!!!

            Memilih tanaman budidaya yang tepat memang sangat berpengaruh pada hasil dan keuntungan yang akan didapat, namun jika terlalu lama memilih tanaman yang tepat maka keuntungan yang diharap akan terlewat karena musim, dan harga biasanya berkaitan, dimana musim yang kurang mendukung harga komoditi tertentu mencapai harga tertinggi, dan sebaliknya saat musim baik dan banyak orang berbudidaya biasanya hargapun juga turun hal ini sesuai dengan hukum ekonomi. Untuk mencegah hal itu terjadi, maka Petani tak perlu tunggu musim atau rame- rame menanam, sehingga tidak lagi terjadi “panen massal”, dengan demikian tak perlu terjadi penurunan harga dikarenakan terlalu banyak stok dan menurunnya jumlah permintaan. 

            Kita tentukan saja pilihan kita kali ini pada tanaman budidaya Jahe Merah. Tanaman ini tak terlalu sulit dalam berbudidayanya. Cukup di sela-sela tanaman pokok (sengon, kopi, atau tanaman buah-buahan ), Media tanam bisa menggunakan Karung/Glangsing/Polybag yang telah diisi Bokashi dan tanah dengan perbandingan 1: 3. Pengisian media tanam awalnya hanya perlu diisi setinggi kira-kira 15 cm.
            Sebagai pertimbangan nilai ekonomi Polybag yang diisi 2 - 3 tunas bibit Jahe seharga Rp. 500,-  dalam waktu 8 - 10 bulan bisa berkembang menjadi 20 kg. (jika menggunakan cara konvensional, estimasi 1 rumpon hanya kisaran 2 kg). Misalnya estimasi harga ± Rp 25.000 –  Rp. 40.000, maka per polybag dapat menghasilkan Rp. 500.000,- sampai Rp. 800.000,-. Jika Anda mempunyai 100 polybag saja maka estimasi Hasil kotor yang anda peroleh adalah Rp. 50.000.000,- sampai Rp. 80.000.000,- Sebuah keuntungan yang sangat fantastis bukan…??? Itulah potensi keuntungan yang bisa kita dapatkan, tentu dengan POLA HCS, bukan Pola Konvensional. 


            Dengan perawatan sangat sederhana yakni pemupukan berkala dengan Bokashi dan SOT HCS yang dikocorkan maupun disemprot pada bibit yang ditanam, penyemprotan dan pengocoran SOT hanya perlu dilakukan 2 minggu sekali dan penambahan Bokashi dilakukan seiring pertumbuhan tunas sampai Polybag terisi dengan ketinggian 80%. Setelah Polybag terisi Tanah dan Bokashi, maka yang dilakukan tinggal perawatan sampai panen, antara 8 – 10 bulan.

            Dan seandainya semua mau bergerak memanfaatkan tanah kosong , di pot-pot, polybag, atau pekarangan kita yang tersisa, meskipun tak begitu luas seperti program pemerintah ‘Apotik Hidup’ beberapa tahun lalu, maka kampung tempat kita tinggalpun akan mampu swasembada Jahe, bahkan tak menutup kemungkinan menembus pasar dunia.



PEMBIBITAN :
Untuk bibit jahe yang sudah siap tanam / atau yang sudah bertunas skitar 5-10 cm, namun jika susah memperoleh bibit tunas kita bisa menyemai sendiri bibit jahe yang akan ditanam. Ada beberapa teknik penyemaian. Disini saya bahas salah satunya saja yaitu penyemaian jahe dalam kotak kayu.



Rimpang jahe yang baru dipanen dijemur sementara (tidak sampai kering), kemudian disimpan sekitar 1-1,5 bulan. Patahkan rimpang tersebut dengan tangan dimana setiap potongan memiliki 3-5 mata tunas dan dijemur ulang 1/2-1 hari. Selanjutnya sebelum disemai bibit harus dibebaskan dari virus penyakit dengan cara potongan bakal bibit tersebut dikemas ke dalam karung  lalu dicelupkan dalam larutan PHEFOC selama 15 menit lalu keringkan. (Larutkan 1 tutup PHEFOC ke dalam 14 liter air, tambahkan 2 sendok makan gula pasir, diamkan selama 15 menit, larutan PHEFOC telah siap untuk digunakan).


Rendam kembali dengan zat pengatur tumbuh SOT sekitar 6 jam. ( Larutkan 5 tutup SOT dengan 14 liter air, tambah 2-3 sendok makan gula pasir, diamkan terlebih dahulu selama 15 menit), larutan siap digunakan. Setelah perendaman lalu tiriskan sampe kering. Benih telah siap disemaikan.

 
Lakukan cara penyemaian dengan peti kayu sebagai berikut: isi kotak kayu dengan tanah+bokashi 3:1 lalu benamkan rimpang jahe tutup dgn tanh/daun kering tipis-tipis, rawat dengan menyirami 2x sehari.Setelah 2-4 minggu lagi, bibit jahe tersebut sudah siap dipindah ke karung/polibag/keranjang tanam

PENANAMAN 
siapkan alat dan bahan :          - cangkul / sekop (untuk mengaduk)
                                                - karung / polibag / keranjang (pakai yg bekas )
                                                - ember
                                                - bokashi
                                                - tanah
Ambil rimpang jahe dari kotak penyemaian kemudian patah-patahkan dengan tangan rimpang jahe tersebut menjadi 2 - 3 ruas, dimana 1 ruasnya terdapat minimal 2 mata tunas. 
Lalu buat campuran antara tanah dan bokashi dengan perbandingan 3:1 . Masukkan campuran tanah dan bokashi ke dalam karung/polibag/keranjang dengan ketinggian sekitar 15cm , jika menggunakan media karung sesuaikan terlebih dahulu tinggi karung dengan cara menekuk bagian atas karung seperti gambar paling atas agar ketinggian sesuai.
kemudian masukan tunas bibit jahenya, ( satu karung bisa diisi sekitar 3-4 titik tanam  untuk hasil yang maksimal)
Setelah selesai penanaman keseluruhan siram dengan air . Selama sekitar seminggu lakukan penyiraman rutin pagi dan sore agar tunas tidak layu/ kering.

PERAWATAN / PEMUPUKAN


Sirami tiap hari minimal sehari sekali, tapi jika cuaca panas atau musim kemarau sebaiknya siram 2 x sehari.

Sekitar usia 2-4 minggu lakukan pengocoran dengan fermentasi SOT.
(SOT 5 tutup, Gula 3 sendok makan, Urine 2 liter, Feses 2 liter, difermentasi 24 jam). setelah fermentasi jadi campur dengan 15 liter air lalu gunakan untuk mengocor/ menyiram.
Lakukan penyemprotan dengan SOT dan PHEFOC secara bergantian dengan interval 2minggu-4 minggu sekali.
(bahan untuk menyemprot SOT/PHEFOC 5 tutup, Gula 3sendok, bisa ditambah urine 0,5 liter fermentasi 24jam) kemudian campur air 1 tangki dan siap disemprotkan.

Lakukan pengurukan kembali dengan tanah + bokashi (3:1) pada usia 2-3 bulan atau jika terlihat rimpang jahe yang menyembul keluar timbun/uruk sekitar 10cm. 

Lakukan pengurukan ini berulang-ulang seiring pertumbuhan jahe hingga usia sekitar 8 bulan atau sampai karung /polibeg / keranjang terisi penuh dengan tanah urukan.

Dengan teknik pengurukan seperti ini kita akan mendapatkan hasil yang lumayan melimpah, karung /polibag/keranjang kita akan terisi penuh dengan rimpang jahe.

bahkan ada salah satu mitra HCS yang panen jahe satu karung/polibag/keranjang berisi 20kg jahe wooww....dahsyat bukan...???.
Jika langkah-langkah diatas sudah kita lalui selama 8-10 bulan, sudah saatnya jahe kita siap dipanen.
 
 GAJIAN TIAP BULAN.
 Banyak orang beranggapan "bertani itu tidak bisa memberi penghasilan tiap bulannya", Bertani hanya memberi penghasilan pas pada waktu panen saja. Menurut saya anggapan ini 100% salah, buang jauh2  tuh anggapan seperti itu.
Bagaimana cara mempunyai penghasilan tiap bulannya dari bertani disini kita akan membahasnya. 
Ya salah satunya dengan cara menanam jahe dengan media karung/glangsing/polibag.

Caranya tiap bulannya kita musti tanam jahe ya misal 20-40 polibag/karung. Jadi diawal tiap bulannya kita tanam jahe. Contoh misal bulan january minggu awal kita tanam 40 polibag/karung jahe, maka bulan february di minggu awal berikutnya kita tanam lagi 40 polibag/karung, begitu juga bulan maret dan bulan-bulan berikutnya. 

Kalau tanam terus kapan panennya hehe..??
Biasanya jahe sudah bisa dipanen di usia 8-10 bulan, lebih baik kwalitasnya jika panen di usia 10 bulan saja supaya jahe matang tua sempurna. Jadi untuk jahe yang kita tanam di bulan january kita panennya di bulan november awal, bulan february panen di bulan desember, maret panen di january, begitu seterusnya sehingga mulai bulan november sampai kedepan kita akan mempunyai penghasilan tiap bulannya dari hasil bertani.
Untuk skema tanam dan waktu panen bisa dilihat dari tabel di bawah ini.

Waktu Tanam
Jumlah Tanam
Waktu Panen
January
40 karung
November
February
40 Karung
Desember
Maret
40 Karung
January
April
40 karung
February
Mei
40 karung
Maret
Juny
40 karung
April
July
40 karung
Mey
agustus
40 karung
Juny
September
40 karung
July
Oktober
40 karung
Agustus
November
40 karung
September
Desember
40 karung
Oktober

Hitung-hitunganya gimana? berapa rupiah yang kemungkinan bisa kita hasilkan tiap bulan.

Modal Tiap bulannya :

Bibit jahe 40 rimpang x Rp.1.000,-     Rp.40.000 === > ( sekitar 1,5 - 2 kg jahe )

Polibag/karung 40 x Rp.1.500             Rp.60.000

Pupuk SOT dan Phefoc                        Rp.70.000

TOTAL                                             Rp.170.000,- 

Hasil tiap bulannya :                            
      Tanam jahe media karung dengan pola HCS bisa menghasilkan 10-20kg tiap polibag/karungnya. Tapi disini kita ambil contoh hasil terendah saja misalkan saja 1 polibag/karung menghasilkan 5 kg jahe dan harga jual per kilo jahe Rp.15.000.

Maka :   40 karung x 5kg                 200kg

               200kg x Rp.15.000           
Rp.3.000.000

Jadi bisa kita ketahui nantinya mulai bulan november sampai terus kedepan kita akan mendapat penghasilan Rp. 3.000.000. hasil ini bisa lebih jika hasil panen kita bisa maksimal dan harga jual jahe naik. 
Semoga saja artikel ini bermanfaat.
Bagaimana..Siap Menerima Tantangan…???
GO….SUCCESS…!!!

Diposkan oleh Agus Salim di 18.05 31 komentar:
Diposting oleh Yan World di 05.37 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Enam Bentuk Transformasi Ekonomi China dalam 10 Tahun Terakhir^^^joni sepriyan^^

Enam Bentuk Transformasi Ekonomi China dalam 10 Tahun Terakhir

11/04/2013 Yudi Sapta Pranoto Leave a comment
(Vibiznews – Business) – Seiring dengan masih berlangsungnya proses pemilihan presiden baru China, banyak pihak mulai bertanya-tanya, apa yang nantinya akan dilakukan oleh presiden baru tersebut dalam menjaga kondisi ekonomi dan politik di China. Seperti kita ketahui bersama, dalam 10 tahun terakhir perkembangan ekonomi China tumbuh sangat pesat. Besarnya jumlah penduduk dan stabilnya kondisi politik menjadi kunci utama mengepa pemerintah China dapat meningkatkan performa ekonominya dalam waktu yang cukup singkat. Beberapa hal yang tampak dan menunjukan sebuah perkembangan yang cepat diantaranya ialah :
1. Tingginya Tingkat Pertumbuhan Ekonomi
Dalam 10 tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi China mengalami pertumbuhan yang melesat tinggi dan mengalahkan negara-negara industri besar dunia seperti AS, Jerman dan Jepang. Rata-rata tingkat pertumbuhan ekonomi China dalam 10 tahun terakhir ialah sebesar 10,6% dengan level tertinggi yaitu sebesar 14,2% pada tahun 2007. Meski sempat goyah oleh krisis ekonomi global pada tahun 2008, ekonomi China dapat bangkit dengan cepat dan kembali ke tren pertumbuhan ekonomi yang masif. Ekonomi yang berpangku kepada sektor konsumsi dan ekspor rupanya menjadi senjata yang ampuh dalam 10 tahun terakhir meski dalam setahun terakhir ekonomi China sedang mengalami perlambatan.
2. Naiknya Pendapatan Konsumen
Menyangkut mengenai besarnya tingkat konsumsi, faktor pendapatan konsumen juga menjadi alasan mengenai sektor konsumsi China sangat kuat. Pemerintah China cukup cerdas dalam membangun sebuah pondasi finansial secara mikro dengan menguatkan daya beli masyarakat. Adanya sebuah proyek-proyek besar membuat banyak tenaga kerja yang terserap sehingga angka pengangguran dapat ditekan. Dalam 10 tahun terakhir, rata-rata pendapatan per kapita masyarakat China mencapai 3,711 dollar per tahun atau naik 350% dibandingkan 10 tahun lalu.
3. Positifnya Bursa Saham China
Meski mengalami kenaikan dalam 10 tahun terakhir, kondisi bursa saham China/Indeks Shanghai rupanya tidak memperlihatkan sebuah kondisi yang signifikan. Berbeda dengan sektor riil yang tumbuh sangat pesat, kondisi pasar saham dalam negeri rupanya masih cukup volatil dan sensitif terhadap isyu mengenai kondisi fundamental ekonomi global. Bahkan dalam setahun terakhir indeks Shanghai mengalami penurunan 20% setelah dalam 10 tahun terakhir naik 35%.
4. Tingginya Pengguna Internet
Besarnya jumlah penduduk merupakan sebuah pasar yang besar juga bagi industri teknologi yang salah satunya layanan internet. Pertumbuhan pengguna internet booming secara signifikan sejak tahun 2005 dimana sampai dengan saat ini jumlah pengguna internet telah nak 362% atau hampir 500 juta orang di China telah menggunakan fasilitas internet. Menruut China Internet Network Information Center (CNNIC), di tahun 2015 mendatang, diperkirakan pengguna internet di China akan menembus 700 juta orang atai merupakan negara dengan pengguna internet terbesar di dunia. Pesatnya jumlah pengguna internet tidak terlepas dari peran smartphone yang merupakan sebuah tools yang menggunakan sistem internet.
5. Semakin Banyaknya Milyarder (Yuan) dari China
Sejak tahun 2001, pertumbuhan milyarder dari China naik menjadi 251 orang atau nomor dua terbanyak setelah AS. Tumbuhnya ekonomi yang pesat secara otomotis menguntungkan bagi para pengusaha dan pelaku bisnis di China. Oleh karen itu tidak mengherankan bahwa di China semakin banyak orang kaya. Kategori milyarder China ialah memiliki minimal uang sebesar 30 juta dollar. Bahkan beberapa milyarder memiliki asset hingga mencapai 1 triliun dollar. Sedangkan jika dirata-rata, asset yang dimiliki oleh para milyarder di China mencapai 2,6 milyar dollar.
6. Konsumsi Melambung Tinggi
Menurut pernyataan dari Menteri Perdagangan China, Chen Deming, besarnya tingkat konsumsi selain disebabkan oleh tingginya kemampuan daya beli masyarakat, hal tersebut juga disebabkan oleh semakin naiknya taraf perekonomian dan semakin besarnya porsi kelas menengah di China pada saat ini. Sehingga secara langsung berdampak kepada permintaan untuk produk-produk seperti ritel, properti, otomotif dan pariwisata. Bahkan permintaan barang-barang mewah di China juga semakin besar dalam 10 tahun terakhir.

Post navigation

Previous PostTantangan dan Peluang Sektor Pertanian 2013
Diposting oleh Yan World di 05.35 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Biografi Robert Budi Hartono - Orang Terkaya Nomor Satu Di Indonesia ^^joni sepriyan^^

Biografi Robert Budi Hartono - Orang Terkaya Nomor Satu Di Indonesia

Menjadi orang terkaya nomor satu di Indonesia selama beberapa tahun berturut-turut itulah R. Budi Hartono yang merupakan pemilik Grup Djarum, dilahirkan dengan nama lengkap Robert Budi Hartono pada tanggal 28 April 1941 di Kota Semarang, Ayahnya bernama Oei Wie Gwan pemilik usaha kecil Djarum Gramophon namanya diubah menjadi Djarum yang kelak menjadi sebuah perusahaan rokok terbesar di dunia. Robert Budi Hartono yang memiliki nama Tionghoa Oei Hwie Tjhong oleh Majalah Forbes dicaatat memiliki kekayaan sebesar 8,5 Milyar Dollar atau 82.50 Trilyun Rupiah dan merupakan Orang terkaya nomor satu selama beberapa tahun di Indonesia dan urutan 131 terkaya didunia. Semua berawal dari Mr. Oei Wie Gwan yang membeli usaha kecil dalam bidang kretek bernama Djarum Gramophon pada tahun 1951 dann kemudian mengubah namanya menjadi Djarum. Oei mulai memasarkan kretek dengan merek “Djarum” yang ternyata sukses di pasaran.

Setelah kebakaran hampir memusnahkan perusahaan pada tahun 1963, Djarum kembali bangkit dan memodernisasikan peralatan di pabriknya. Robert dan kakaknya yaitu Michael Budi Hartono menerima warisan ini setelah ayahnya meninggal. Pada saat itu pabrik perusahaan Djarum baru saja terbakar dan mengalami kondisi yang tidak stabil. Namun kemudian di tangan dua bersaudara Hartono, Perusahaan Djarum bisa bertumbuh menjadi perusahaan raksasa. Pada tahun 1972 Djarum mulai mengeskpor produk rokoknya ke luar negeri. Tiga tahun kemudian Djarum memasarkan Djarum Filter, merek pertamanya yang diproduksi menggunakan mesin, diikuti merek Djarum Super yang diperkenalkan pada tahun 1981. Saat ini, Di Amerika Serikat pun perusahaan rokok ini memilki pangsa pasar yang besar. Dan di negeri asalnya sendiri, Indonesia, produksi Djarum mencapai 48 milyar batang pertahun atau 20% dari total produksi nasional. Seiring dengan pertumbuhannya, perusahaan rokok ini menjelma dari perusahaan rokok menjadi Group Bisnis yang berinvestasi di berbagai sektor. Djarum mereka, dilarang di Amerika Serikat sejak 2009 bersama dengan rokok kretek lainnya, karena telah diluncurkannya Dos Hermanos, sebuah cerutu premium pencampuran tembakau Brasil dan Indonesia.

Robert Budi Hartono dengan Group Djarum yang dipimpinnya pun melebarkan sayap ke banyak sektor antara lain perbankan, properti, agrobisnis, elektronik dan multimedia. Diversifikasi bisnis dan investasi yang dilakukan Group Djarum ini memperkokoh Imperium Bisnisnya yang berawal di tahun 1951. Di bidang Agribisnis, Robert bersama Michael memiliki perkebunan sawit seluas 65.000 hektar yang terletak di provinsi Kalimantan Barat dari tahun 2008. Mereka bergerak di bawah payung Hartono Plantations Indonesia, salah satu bagian dari Group Djarum. Di bidang properti, banyak proyek yang dijalankan di bawah kendali CEO Djarum ini, R. Budi Hartono, dan yang paling besar adalah mega proyek Grand Indonesia yang ditantangani pada tahun 2004 dan selesai pada tahun 2008. Proyek ini mencakup hotel (renovasi dari Hotel Indonesia), pusat belanja, gedung perkantoran 57 lantai dan apartemen. Total nilai investasinya 1,3 Triliun rupiah.

Majalah Globe Asia menyatakan Robert sebagai orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan 4,2 miliar dolar AS atau sekitar 37,8 triliun rupiah. Pada tahun yang sama, R. Budi Hartono bersama kakaknya, Michael Hartono di bawah bendera Group Djarum melebarkan investasi ke
sektot perbankan. Dan mereka menjadi pemegang saham utama, menguasai 51% saham, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia saat ini. Berdasarkan data dari Bank Indonesia akhir tahun 2011 nilai aset BCA sebesar Rp 380,927 Triliun (tiga ratus delapan puluh koma sembilan ratus dua puluh tujuh rupiah). BCA yang secara resmi berdiri pada tanggal 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV. Banyak hal telah dilalui sejak saat berdirinya itu, dan barangkali yang paling signifikan adalah krisis moneter yang terjadi di tahun 1997. Dan bukti eksistensi grup Djarum adalah gedung pencakar langit di kompleks mega proyek Grand Indonesia diberi nama Menara BCA. Karena bank BCA menjadi penyewa utamanya dari tahun 2007 hingga 2035. Dengan demikian tergabunglah lingkungan operasional dua raksasa bisnis Indonesia di tengah-tengah pusat ibukota yang menjadi bukti keberkuasaan Djarum di kancah bisnis Indonesia.

Djarum, Robert Budi Hartono
BCA, Robert Budi Hartono

Robert Budi Hartono menikah seorang wanita bernama Widowati Hartono atau lebih akrab dengan nama Giok Hartono. Bersamanya Widowati Hartono, Pemilik PT Djarum ini memiliki tiga orang putra yang kesemuanya telah menyelesaikan pendidikan. Mereka adalah Victor Hartono, Martin Hartono, dan Armand Hartono. Disisi lain, Robert Budi Hartono Sangat menyukai olahraga bulutangkis yang bermula dari sekedar hobi lalu mendirikan Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum pada tahun 1969. Dari lapangan bulutangkis di tempat melinting kretek, Robert Budi Hartono menemukan talenta anak muda berbakat asli Kudus. Anak muda itu dimatanya, memiliki semangat juang yang tinggi, mental yang hebat dan fisik yang prima. Tak salah intuisinya, karena dalam kurun waktu yang tidak lama, anak itu mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. Anak muda itu adalah Liem Swie King, yang terkenal dengan julukan “King Smash”.

Disamping itu bersama kakaknya yaitu Michael Budi Hartono,mereka menjadi pemilik Grand Indonesia dan perusahaan elektronik. Salah satu bisnis Group Djarum di sektor ini bergerak di bawah bendera Polytron yang telah beroperasi lebih dari 30 tahun. Perusahaan Polytron ini kini juga memproduksi ponsel yang sebelumnya hanya meproduksi AC, kulkas, produk video dan audio, dan dispenser. Melalui perusahaan yang baru dibuat yakni Ventures Global Prima Digital, mereka juga membeli Kaskus, yang merupakan salah satu situs terbesar di Indonesia.

Referensi :

- http://id.wikipedia.org/wiki/Robert_Budi_Hartono
- http://www.harianjogja.com/baca/2013/07/11/orang-terkaya-dunia-2013-di-indonesia-r-budi-hartono-bos-djarum-terkaya-aset-rp825-triliun-424707

Kumpulan Biografi Tokoh Terkenal dan Tokoh Indonesia Lengkap www.kolom-biografi.blogspot.com
Diposting oleh Yan World di 05.29 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

milyarder^^Heppy Trenggono, dari seorang Milyarder (Minus 62M) menjadi Trilyuner^^joni sepriyan

  • My Profil

Heppy Trenggono, dari seorang Milyarder (Minus 62M) menjadi Trilyuner

Posted by azharireza on July 6, 2011
Posted in: The Entrepreneurs. Leave a comment

Profile kali ini yang akan ditayangkan yaitu sosok seseorang yang sangat menginspirasi bagi siapapun yang pernah bertemu maupun membaca prestasinya. Ya, beliau bergerak dari minus ke surplus.
Kegagalannya dalam bisnis menyebabkan hutang yang tidak sedikit, tapi hal ini tidak menyurutkan langkahnya untuk terus berkiprah, bahkan membuatnya optimis dan membuat impian bahwa 5 tahun ke depan akan menjadi triliyuner, luar biasa. Ingin tau siapa beliau ? yuks simak tulisan berikutnya :
Masih terbayang di benak saya  peristiwa tahun 2006 saat  ia mengikuti Public Training Kubik Leadership. Di hari ketiga, pada akhir sesi, ia dengan lantang mendeklarasikan, “Dalam waktu lima tahun saya akan punya bisnis dengan aset satu triliun!” Sebuah impian yang oleh sebagian orang dianggap mustahil, apalagi ketika itu ia sedang terlilit hutang Rp 62 miliar.
Heppy Trenggono, orang yang sedang saya ceritakan ini, mengawali bisnis besarnya di alat berat. Awalnya begitu bersinar.  Sayang, ekspansinya kebablasan sehingga ia terlilit hutang, 400-an karyawannya bubar dengan membawa aset perusahaan. Hartanya terkuras habis dan ia menanggung hutang Rp62 milyar lebih.
Kegagalan itu memberinya pelajaran yang berarti. Ia tinggalkan bisnis alat berat dan beralih ke agribisnis.
Dengan bendera Balimuda, lelaki kelahiran 20 April 1967 ini, kini mengelola 80 ribu hektar lahan dengan total investasi Rp 4 triliun, tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Hutangnyapun sudah tidak menjadi beban hidupnya. Lebih dari 3000 orang menjadi karyawannya.
Bisnis sahabat sekaligus guru saya ini semakin moncer. Di bawah bendera United Balimuda Corp miliknya ia mengelola 12 perusahaan.
Dibalik sukses bisnisnya, kehidupan sosialnya pun luar biasa. Setiap pagi ia memberi sarapan kepada orang yang kurang mampu di sekitar rumahnya di Jl. Mampang, Jakarta Selatan. “Kita jangan sejahtera sendirian, kita harus mensejahterakan orang lain,” ucapnya suatu ketika.
Bukan hanya itu, pria asal Batang Jawa Tengah ini juga menunjukkan kepeduliannya terhadap kemajuan dan kemandirian bangsa dengan membentuk komunitas Indonesia Islamic Business Forum (IIBF). Melalui forum yang beranggotakan pengusaha dan calon pengusaha ini ia berbagi pengalaman sekaligus memberikan pendampingan bisnis. Setiap hari kantornya didatangi para pengusaha yang ingin konsultasi bisnis.
Aksi nyata lainnya ia tunjukkan dengan menggagas Gerakan Beli Indonesia, 27 Februari 2011. Melalui gerakan ini ia mendorong anak bangsa agar membeli produk bangsa sendiri. “Karakter bangsa harus dibangun dengan mental ini,” tegasnya.
Saya bahagia bisa mengenal sosok Heppy Trenggono. Kekuatan mimpinya untuk memiliki usaha dengan aset Rp 1 triliun tanpa hutang tercapai, bahkan ia kini jauh melebihi impiannya.  Setelah sukses ia tak lupa untuk mengangkat harkat dan martabat orang lain dan bangsanya. Menurut saya, itulah kehidupan terbaiknya, kehidupan SuksesMulia…
Salam SuksesMulia!
Ingin ngobrol dengan saya?
Follow saya di twitter: @jamilazzaini
2nd source : http://www.propertidahsyat.com/2011/06/minus-ke-surplus-mungkinkah.html
Reza Azhari, @azhareza
Diposting oleh Yan World di 05.26 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

SI BODOH YANG AKHIRNYA SUKSES MENJADI MILYARDER ,,,joni sepriyan

Jumat, 22 Juni 2012

SI BODOH YANG AKHIRNYA SUKSES MENJADI MILYARDER ...

SI BODOH YANG AKHIRNYA SUKSES MENJADI MILYARDER ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Ada satu cerita tentang orang Singapura yang bernama Adam Khoo. Pada umur 26 tahun dia mempunyai empat bisnis yang beromzet US$ 20juta. Ketika umur 12 tahun Adam dicap sebagai orang yang malas, bodoh, agak terbelakang dan tidak ada harapan. Ketika masuk SD, dia benci membaca; maunya hanya main game computer dan nonton TV. Karena tidak belajar, banyak nilai F yang membuat dia semakin benci kepada gurunya; benci belajar, bahkan juga benci terhadap sekolah

Saat duduk di kelas 3 dia dikeluarkan dari sekolah, dan pindah ke sekolah yang lain. Ketika mau masuk SMP, dia ditolak 6 sekolah, dan akhirnya masuk sekolah yang terjelek. Di sekolah yang begitu banyak orang bodohnya dan tidak diterima di sekolah yang baik itu, Adam Khoo termasuk yang paling bodoh. Di antara 160 murid seangkatan, Adam Khoo menduduki peringkat 10 terbawah.

Orangtuanya panik dan menirim dia ke banyak les, tapi hal itu tidak menolong sama sekali. Di sebuah sekolah dengan nilai 0-100, rata-rata nilainya adalah 40. Bahkan guru matematikanya pernah mengundang ibunya dan bertanya, “Kenapa di SMP kelas 1, Adam Khoo tidak bisa mengerjakan soal kelas 4 SD?”

Pada umur 13 tahun, Adam Khoo dikirim ke Super-Teen Program yang diajari oleh Ernest Wong, yang menggunakan teknologi Accelerated Learning, Neuro Linguistic Programming (NLP) dan Whole Brain Learning. Sejak saat itu keyakinan Adam Khoo berubah. Ia yakin bahwa dia bisa. Ditunjukkan oleh Ernest Wong bahwa semua orang bisa menjadi genius dan menjadi pemimpin walaupun awalnya goblok sekalipun. Dikatakan oleh Ernest Wong , “Satu-satunya hal yang bisa menghalangi kita adalah keyakinan yang salah serta sikap yang negative.” Kata-kata ini mempengaruhi Adam Khoo. Dia akhirnya memiliki keyakinan bahwa kalau ada orang yang bisa mendapatkan nilai A, dia juga bisa. Selama ini Adam Khoo bodoh, karena dia masih muda, naïf, dan menerima sepenuh hati kata-kata orang lain yang negative.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya Adam Khoo berani menentukan target-nya, yaitu mendapatkan nilai A semua. Dia menentukan goal jangka pendeknya, yaitu masuk Vitoria Junior College (SMA terbaik di Singapura), tujuan jangka panjangnya masuk National University of Singapore dan menjadi murid terbaik disana.

Ketika kembali ke sekolah, Adam Khoo langsung take action dengan menempel kata-kata motivasional yang dia gambar sendiri dan belajar menggunakan cara belajar yang benar (yang selama ini tidak diajarkan di sekolah manapun), menggunakan teknik membaca cepat, cara mencatat menggunakan kedua belah otak, dan menggunakan teknik super memori, dan ketika Adam Khoo ditanyai oleh gurunya, dia bisa menjawab dengan tepat.

Ketika teman-teman dan gurunya bertanya apa yang akan dia raih, dijawab oleh Adam Khoo bahwa dia akan menjadi ranking No.1 di sekolahnya, masuk Victoria Junior College dan National University of Singapore. Semua orang menertawakannya, karena tidak pernah terjadi dalam sejarah bahwa lulusan SMP tersebut masuk Victoria Junior College dan National University of Singapore. Bukannya jadi loyo karena di tertawakan, Adam Khoo malah semakin tertantang untuk semakin bekerja dengan cerdas dan keras untuk mencapai impian dan mengubah sejarah.

Dalam waktu 3 bulan rata-rata nilainya naik menjadi 70. Dalam satu tahun, dari ranking terbawah dia menduduki ranking 18. dan ketika lulus SMP, dia menduduki ranking 1 dengan Nilai Ebtanas Murni A semua untuk 6 mata pelajaran yang diuji. Dia kemudian diterima di Victoria Junior College dan mendapatkan nilai A bulat untuk tiga mata pelajaran favoritnya. Akhirnya dia diterima di National University of Singapore (NUS) dan karena di universitas itu dia setiap tahun menjadi juara, akhirnya Adam Khoo dimasukkan ke NUS Talent Development Program. Program ini diberikan khusus kepada TOP 10 mahasiswa yang dianggap jenius.

Bagaimana seorang yang tadinya dianggap bodoh, agak tebelakang, dan tidak punya harapan, serta menduduki ranking terendah di kelasnya bisa berubah, menjadi juara kelas dan dianggap genius? Nah, Anda sudah tahu apa yang dikatakan oleh Ernest Wong, “Yang menghambat kita adalah keyakinan yang salah dan sikap yang negative”. Kesuksesan Adam Khoo pertama datang dari perubahan keyakinan yang salah menjadi keyakinan yang tepat (dari keyakinannya “Saya bodoh, lulus saja susah” menjadi “Kalau orang lain bisa mendapatkan A, saya juga bisa!”)

Kunci suksesnya yang kedua adakah bahwa dia mempunyai tujuan yang mantap (“Nilai saya harus A semua, juara 1, masuk Victoria Junior College, masuk NUS dan menjadi terbaik disana”)

Kunci suksesnya yang ketiga ialah bahwa dia mempunyai alasan yang sangat kuat. Dia bahkan mengucapkan public commitment di depan teman-teman, bicara di depan kelas dan ditertawakan. Akibatnya, kalau tidak dapat nilai A, dia akan malu luar biasa; sedangkan bila mendapat nilai A, dia akan bangga luar biasa.

Kunci suksenya yang keempat adalah bahwa dia mempunyai starategi yang tepat untuk belajar. Dia menggunaka teknik membaca cepat, cara mencatat menggunakan kedua belah otak, dan menggunakan kedua belah otak, dan menggunakan teknik super memori.

Tolong “share” ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada kisah di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

(Sumber : andiazhari.com
Diposkan oleh NASRUL ARIF di 01.30
Diposting oleh Yan World di 05.25 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Arsip Blog

  • ▼  2014 (628)
    • ▼  Juli (47)
      • NGIMUT PAI @jemoh sawai munEh Ehh
      • JONI SEPRIYAN NOTE
      • ABABOL
      • ekplorasi diri
      • NYAK NIKU SAPA JUGA
      • TENTANG @ cawa jak lom hati
      • REToRIKA@beruga jalang
      • NGABITI @ meranai lampung
      • joni sepriyan @ngandan suya
      • SEBUAH MEMOAR @ liyom mulang
      • HAKIKAT @nengguang saran
      • MEMOAR @ingok ingok dang lupa
      • AYAH @tiram mulang
      • karena
      • lamunan
      • MENITI @angkah sai
      • RINAI @ mupuh teduh
      • SAKSI @ngimut kipak tegi
      • JALANAN INI @ku semaya ko disapa
      • CURAHAN KU @raribol kala ritol
      • SELIMUT DINGIN@ ngerigu hati
      • maaf @ kahut di ading
      • tentang kita ananda @raribol angon
      • YA TUHAN *@ dang lunik hati
      • KONSEKWENSI @megung janji
      • untuk apa @hanjak lampung minjak
      • tuah pusagi @tanoh unggak sai betik
      • KHOKOP @KOMERING EDITION
      • PENDANGIN @ SANAK TANOH MARGA
      • NIKAP @LAMPUNGNESE IN THE WORLD
      • RINDU @NGEDUDU RASAMU
      • GEGOK @ HANGGUM HATI
      • WANGI @MERANAI RANTAU
      • MENTARI @LALIKA AKAL
      • MANGI @TIRAM DI KUNDANG
      • NAJOMKO BESI @LALAKUN BURINCI
      • TERTAWA @LALALANG WAYA,MAHA DI SEGALA LALIKA
      • CATATAN HATI KELANA SUNYI @ KRUI IN THE HEART
      • LAPAH @LAMPUNG SANGUN DI BADAN
      • TEMALI BISU @CATATAN HATI MARANAI
      • ALTAR @CURHATAN HATI SANG MERANAI
      • ILUSI
      • PESAN BAK @PETUAH BIJAK SUKU LAMPUNG
      • TENGOK
      • LARUT
      • MEMAKNAI ARTI
      • RAH @4PendekarLampung
    • ►  Juni (57)
    • ►  Mei (427)
    • ►  April (47)
    • ►  Maret (50)
  • ►  2013 (18)
    • ►  Februari (18)
  • ►  2012 (150)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (149)

Mengenai Saya

Foto saya
Yan World
YanWorld adalah media xplorasi diri,wujud ekspresi dan Abdi YanRizwar al-lampungi (joni sepriyan bin rizwar hakim bin muhammad yusuf al-lampungi) ) dalam mencari,mencipta,dan mengumpulkan manfaaat dari apa yang bisa didapat di internet guna memberi suatu yang positif untuk dibagikan.moga bermanfaat
Lihat profil lengkapku
Tema Sederhana. Gambar tema oleh luoman. Diberdayakan oleh Blogger.